Fakta Unik Kunang-Kunang Yang Makin Langka Saja

Fakta Unik Kunang-Kunang

Kunang-kunang adalah salah satu jenis serangga paling unik yang ada didunia. Dikatakan unik karena ia mampu mengeluarkan cahaya dari perutnya.

Keunikan ini tentunya akan sangat menarik perhatian siapa saja yang melihat kunang-kunang, keindahan, dan cahayanya yang menarik seakan menenangkan hati setiap orang ya.

Namun sayang saat ini kunang-kunang sudah termasuk kedalam serangga yang hampir punah, jumlahnya yang terus berkurang membuat hewan ini menjadi hewan yang dilindungi di beberapa negara.

Kepunahan kunang-kunang bukan tanpa sebab, salah satu penyebab kepunahan kunang-kunang adalah karena keindahan kunang-kunang itu sendiri.

Saking indahnya kunang-kunang sering kali dijadikan sasaran perburuan liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Terlepas dari itu semua, ternyata kunang-kunang punya fakta unik loh, mau tahu fakta unik apa saja yang ada pada kunang-kunang? yuk simak ulasan berikut.



1. Kunang-Kunang Bisa Bercahaya


Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa hewan kunang-kunang adalah salah satu hewan yang bisa mengeluarkan cahaya seperti halnya lampu.

Tapi tahukah kamu mengapa sih kunang-kunang bisa mengeluarkan cahaya?

Kunang-kunang bisa mengeluarkan cahaya karena didalam tubuhnya mengandung zat kimia berupa luciferin.

Kemudian zat ini akan bergabung dengan zat lain seperti kalsium, oksigen, dan adenosin trifosfat, sehingga akan menghasilkan reaksi kimia yang pada akhirnya membuat sang kunang-kunang bisa bercahaya.



2. Cahaya Kunang-Kunang Lebih Efisien


Siapa yang menduga ternyata cahaya yang dimiliki oleh kunang-kunang lebih efisien dan lebih bagus kualitasnya dibandingkan cahaya pada lampu bohlam.

Mengapa dikatakan lebih efisien?

Ini karena hampir 100% energi yang ada pada reaksi kimia di dalam tubuh kunang-kunang dikeluarkan menjadi bentuk cahaya. Hal ini berbeda dengan cahaya yang ada pada lampu bohlam, yang hanya bisa memancarkan sekitar 10% cahaya dari semua jumlah energi.

Lalu dimanakah 90% energi yang tersisa pada lampu bohlam? Hampir 90% energi tersebut hilang bersama dengan energi panas.


3. Kerlipan Kunang-Kunang Untuk Mencari Jodoh


Si imut kecil ini ternyata adalah hewan yang rupa-rupanya pandai dalam mencari pasangan.

Pola hidup si kunang-kunang ternyata tidaklah sembarangan, sebab ia akan mencari jodoh/pasangan hidup yang paling sesuai.

Lalu bagaimana cara kunang-kunang mencari pasangan?

Ia akan melakukan kedipan-kedipan manja melalui cahayanya. Kerlap-kerlip cahaya kunang-kunang akan menarik perhatian para betina, dan akhirnya sang betinalah yang akan memilih siapa pasangan yang cocok untuknya.

Kerlipan cahaya dari kunang-kunang jantan satu dengan yang lain ternyata memiliki keunikan masing-masing, semakin indah kerlipan yang dihasilkan oleh para pejantan, maka semakin menarik pula ia di mata para betina.



4. Kunang-Kunang Bisa Menjadi Obat Kanker


Ada beberapa penelitian yang dilakukan untuk menganalisis manfaat kunang-kunang bagi kesehatan. University of Massachusetts Medical School adalah salah satu yang melakukan penelitian tersebut.

Mereka berusaha mengembangkan salah satu zat yang ada pada tubuh kunang-kunang. Zat tersebut bernama "Luciferin".

Mereka percaya bahwa zat yang ada pada kunang-kunang bisa dikembangkan sebagai obat kanker. Tentu kita tahu bahwa kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang sangat sulit disembuhkan, sebab belum ada obat yang tepat.

Oleh karena itu, semoga saja penelitian yang dilakukan pada kunang-kunang ini bisa cepat selesai dan bisa menjadi obat kanker yang tepat ya.

Tapi disisi lain, hal ini juga bisa berakibat pada kelangsungan hidup kunang-kunang, sebab apabila penelitian ini berhasil, maka pastinya akan ada banyak kunang-kunang yang ditangkap untuk obat, dan ini bisa mengakibatkan punahnya kunang-kunang.



Itu dia 4 fakta menarik dari hewan kunang-kunang. Semoga dapat bermanfaat, kurang lebihnya mohon maaf. Dan akhir kata saya ucapkan terimakasih.

0 Response to "Fakta Unik Kunang-Kunang Yang Makin Langka Saja"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel